Pengalaman . Cinta. Drama.

kamu punya teman? tentu punya..
apakah kamu mencintai temanmu?
itu pilihan. Cinta itu bukan drama.
tapi drama mengandung unsur cinta.


Nikmatnya menulis blog sebelum berbuka puasa (padahal lagi pms). Hari ini adalah hari minggu, freeYay! Entah mengapa beberapa hal terlintas dibenakku. begitu saja mengalir. apa itu? pengalaman. seperti seorang guru yang tak hanya mengajarkan tetapi memberi arti dalam setiap hal yang disampaikannya.
Pengalaman itu tidak bisa dilupakan, hanya sebagai makhluk yang paling sempurna diatas makhluk lain, kita harus pintar memilah- milah mana yang harus disimpan dan mana yang harus ditaruh di bagian hati yang tak perlu diterangi oleh cahaya.

Cinta, drama, dan pengalaman. Mengapa hari ini saya bisa berfikir akan hal itu?
 jika ditelaah;
1. Cinta            : Sesuatu yang besar maknanya, unique, dan terkesan ikhlas
2. Drama          : Sandiwara tak berbatas, bisa saja tercipta saat memiliki rasa.
3. Pengalaman : Masa yang telah diketahui oleh seseorang yang pernah merasakannya, terkadang bisa terkenang karena bahagia, atau bisa menjadi sebuah masalah jika itu buruk.

at least, ketiganya itu saling berhubungan. de-javu. ingin sedikit berbagi cerita. jadi, ketika saya memiliki rasa kepada orang, orang itu juga memiliki rasa kepada saya, saya bahagia. Ketika dipertengahan ada sedikit yang mengganggu pikiran, saya flashback atas pengalaman saya  "saya sudah bilang saya serius" , "saya tidak mungkin bisa melihat air matamu", "saya ingin memiliki masa depan denganmu" saya sempat terdiam. Entah ada apa dengan saya ketika mendengar kalimat-kalimat itu terasa tidak asing, seperti sudah pernah mendengarnya tidak hanya dari satu orang saja. Apa saya salah ketika saya melihat kembali pengalaman saya yang terdahulu? salahkah saya jika was-was? salahkah saya jika memasang alarm untuk ketiga kalimat itu. alarm untuk saya lebih berhati-hati dengan hati?

Satu kata yang terlintas, Drama. Saya bukan trauma, saya hanya be careful. Jika saya trauma saya tidak akan membuka dan mempersilahkan masuk meski itu hanya sebentar.  Tapi drama manusia itu menusuk tajam dari hati naik ke otak. Semua perlu dikaji. atas dasar apa orang itu mengeluarkan kalimat itu? pengalaman saya mengajarkan. drama pertama tumpas, hanya ingin bersenang-senang. yang kedua tumpas hanya ingin mengisi kekosongan untuk mengalihkan sebuah masalah, yang ketiga tumpas karena punya niat buruk, tentu itu pengalaman yang sejujurnya sangat buruk yang terulang begitu saja.  Setelah ditelaah saya hanya boleh berhat-hati , tapi mesti ditelusuri atas dasar apa, jangan terlalu senang, jangan terlalu memojokkan, biasa saja. Pengalaman itu dijadikan sebagai kenangan bukan perbandingan yang lama dengan yang baru. Jika harus terjatuh kembali dengan drama, saya harus ikhlas karena hidup itu masalah, jika ingin istirahat ya tidak hidup namanya. Saya harap drama hanya ada dalah sebuah pertunjukan yang dipertontonkan untuk menghibur, bukan ada didalam kehidupan nyata penuh logika, bukan hanya kata-kata pembawa rasa bahagia yang fana.

pengalaman adalah teman, Cinta yang menyatukannya. Drama? hilang.
















Selamat menyambut bulan Ramadhan, mohon maaf lahir bathin semua ;)

Komentar

Postingan Populer